Ruin Ruin

Bete banget ga sih kalau kamu punya teman yang suka ngegambar-gambarin masa depanmu. Maksudku dia suka ngasi warning tentang ini dan itu seakan-akan dia melihat ini dan itu di masa depanku. Dia ngakunya indigo dan dia cuma melakukan acara warning-warning ini ke aku. Ke teman yang lain ngga. Dan teman-teman yang lain ga tau kalau dia punya samting semacam itu. Dan aku diwanti-wanti untuk ga cerita ke orang-orang tentang indigo ini.

Penting banget gitu ya? Apa muka aku segitu bulliable sampai segininya suka didatangi orang yang kerjaannya ngewanti-wanti mulu.

Jangan melipir ke kemungkinan kalau dia suka aku atau mentargetkanku atau semacamnya dengan keisengannya ini. Dia punya pacar yang uwaw banget untuk dibandingin denganku.

Pengen banget untuk menghiraukan kalimat-kalimatnya. Tapi dia terlanjur terlalu banyak menebakku dengan benar. Aku benci.

Katanya aku punya banyak sekali masalah yang aku tutupi. Bete banget. Katanya aku pintar banget menutupi masalah dan kegalauan hati.
Hellooooo. Udah berapa juta posting galau yang aku tumpahkan di page ini. Sampai-sampai dunia jadi harus banyak tau tentang hidupku karena hobi ceritaku ini.

Tapi katanya aku selalu melawan masalahku itu dengan berdoa yang sangat khusyuk setiap solatku. Aku ga ngerasa dia menebak dengan benar di bagian ini. Karena ukuran khusyuk itu relatif ya. Bagi yang sehabis solatnya cuma doa dua baris, mungkin dia menganggap orang yang berdoa delapan baris tergolong khusyuk.

Tapi aku anggap saja kalau ini adalah sebuah warning yang baik. Peringatan buat berdoa lebih khusyuk lagi dalam solatku.

Btw, ini membuatku penasaran tentang warning-warning yang disampaikannya dengan hanya bilang "hati-hati". Dan cuma sebatas itu. Kan aku jadi penasaran. Dan kalau aku penasaran begini, trus maksa dia untuk lanjutin kata "hati-hati" itu, apa aku tergolong mempercayai ramalan? Dan kalau warning "hati-hati" nya itu bikin aku risau, apa aku tergolong percaya dengan "pandangan" nya itu?

Ah yang jelas saat ini aku sedang ingin sekali menyumpal mulutnya yang cuma bilang "hati-hati" setiap kali ketemu aku itu dengan sendal jepit bulukan yang grid di tapaknya udah habis karena udah dipake sejak 18 tahun sebelum masehi.

East Jakarta, Waskita Karya Building, 11th floor. Pengen dorong anak orang dari jendela. Zzz

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada yang Mau Ngucapin Tahniah*???

Jamuan Tamu

mekanika teknik akihrnya ujian