Ini Ujian Pelajaran Agama?

In the name of ALLAH, most gracious, most merciful.

Aku yakin siapapun pernah merasakan ujian pelajaran Agama Islam. Sungguh permulaan yang tidak penting.

Arrrrgggghhhhh. Aku bete.
Sebenarnya aku tertekan dengan hantu bernama system yang diterapkan sekolahku ini. sebuah sekolah internasional yang, arrrgggghhhh aku benci tapi kapasistas cintaku menutupi segala benci itu. Makanya aku dilemma seperti sekarang ini.

Hari kedua ujian semester lima ini, aku tidak bisa merasakan erytrositku menjalar ke seluruh tubuh. Aku shock, sehingga tidak bisa merasakan apa-apa. Semuanya bermula ketika soal ujian agama Islam dibagikan. Seketika itu juga aku melihat halaman paling belakang. Aku tersenyum dan tertawa pasrah melihat soal-soal yang saaaaaangat indah.

1.Tulis dan jelaskan hadist tentang cara menjawab salam kepada sahlul kitab
2.Tuliskan dan jelaskan Q.S Al-Kahfi 29
3.Tuliskan hadist tentang keadilan nabi Muhammad Saw
4.Tulis dan jelaskan hadist tentang talaq
5.Tulis peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah hari kiamat

Mantap pak… Mantaaaaaaaaaaappppppp sekali.
“aku optimis essay aku bakal kosong. Essay yang ayat-ayat ni aku isi masya ALLAH aja kayaknya” ujar teman yang duduk di depanku setelah membaca soal essay. Aku, tertawa lagi. Aku tidak bisa meletakkan guru agama sebagai objek yang bersalah pada kasus ini. Pertanyaan ini memang sudah dipelajari di kelas. Tapi, tetap aja. Aku mati rasa. Tak terbayang bakal ngisi apa. Aku pasrah.

Kelamaan mentertawakan nasibku, aku ditegur pengawas. Aku diam.
Namun, tak lama setelah itu tawaku kembali meledak. Guru yang ngawas hari ini nyentrik. Awalnya bapak ini ngeluarin laptopnya. Masih biasa. Yang tak biasa dimulai ketika guru itu berjalan ke sudut kelas. Mengambil pot bunga. Membawa pot itu ke samping laptopnya. Mengeluarkan tangkai bunga palsu yang sudah tak indah itu. Kupikir baik juga bapak ini. sebegitu prihatinnya meilhat bunga itu sampai-sampai ingin diperbaiki tiap kelopaknya oleh beliau. Namun ternyata, aku terlalu baik menilai seseorang. Beliau mengeluarkan bunga itudari potnya. Dan klimaksnya terjadi beberapa detik setelah itu.
Tik
Tik
Tik
Guru itu menjadikan pot bunga sebagai penumpu kamera pengawas!!! Kamera mini yang mirip webcam, kurang tau juga. Canggih! Unpredictable! Aku tak tahan lagi menahan tawa. Benar-benar sensasioanal! Ruarrr biasaaa. Teman-teman sekelas tertawa takjub campur pasrah.
Setelah selesai mengarang untuk lima soal essay itu, aku membalikkan kertas soal itu ke halaman pertama. Semangat ki!!!

Dimulai dengan soal nomor satu. Tentang sifat ALLAH yang 20. Deg, ini kan pelajaran SMP. Huwaaaa … aku mau nangis. Udah gak ingat lagi. Yang ditanyain pun gak sesimple wujud, qidam, baqa, sama`, basar. Mantaaaaapppp. Soal nomor dua, tentang asmaul husna, walaupun sering dengar di radio tiap sore, yang tau ya arabnya aja. Artinya? Geleng-geleng. Aku bergetar. Aku harus les bahasa Arab! Sudahlah, aku tak ingin memperlihatkan seolah soal ujianku ini adalah hiperbola semata.

Aku telah menyalinkan rekap soal-soal yang kuanggap indah, untuk kutuliskan agar kenangan ini bergema dalam keabadian. Seperti yang dikatakan emakku, “ tulis soal-soal yang tak bise tu, cari di rumah jawabannye, supaye besuk tak salah lagi” macam gitu petuah emakku. Sudah ananda turuti mak.
Baik, kita mulai
Ehem,
Jreng jreng..

11. Q.S 2 ayat 256 menjelaskan tentang…
19. Q.S Al-Mujadalah ayat 11 menjelaskan tentang…
30. Q.S An-Nahl ayat 90 menjelaskan bahwa ALLAH memerintahkan kepada orang Islam untuk bersifat…
31. dalam Q.S Al-Maidah ayat 8 disebutkan kata adil yang disebut…
32. Menurut HR. Bukhari, dijelakan bahwa sifat nabi Muhammad…
35. Berbuat baik kepada kedua orang tua dijelaskan ALLAH SWT dalam Q.S…
36. Q.S An-nisa ayat 1 menjelaskan…
37. Menjaga kesucian diri dijelaskan ALLAH SWT dalam Q.S…
38. Peraturan UU yang mengatur tentang perkawinan bagi umat Islam Indonesia adalah…
41. Q.S An-Nisa 23 menjelaskan tentang…
42. Diantara kewajiban suami mendidik keluarga, terutama pendidikan agama. Hal ini disebutkan ALLAH dalam Q.S…
46. Dasar perkawinan dijelaskan dlam UU perkawinan pada…
47. Q.S al-Muddasir ayat 1-7 menjelaskan…
50. diantara ayat Al-Qur`an yang menjelaskan kiamat qubra adalah…

Soal ini serius. Bukan mengada-ada. Tak pernah seumur hidup aku disodorkan soal macam ini. Aku menyesal karena belajar seadanya. Namun, nasi telah menghitam menjadi kerak. Direndampun takkan kembali putih. Hahah, peribahasa model apa ini?
Setelah menjawab [ menebak ] semua jawaban dari soal-soal itu, aku menyalin soal-soal yang sulit. Nah, aku merasa pernah membaca kalimat “ Menyia-nyiakan waktu lebih rugi daripada kematian. .Karena menyia-nyiakan waktu itu memisahkan kita dari ALLAH dan akhirat. Sedangkan kematian hanya memisahkan kita dari dunia.”

So, daripada menyia-nyiakan waktu. Seperti refleks yang hanya sampai ke sumsum tulang belakang, aku langsung mengabrukkan diri, tidur. Daripada kasak-kusuk gak jelas menunggu bel. Dan seperti biasa, aku akan langsung terbangun pada saat bel dibunyikan. Langsung bangun begitu saja. Akibatnya, aku mengumpulkan kertas jawabanku ke depan kelas dengan menderita pusing yang hebat.

Pulang ujian, aku ketemu bu Ayu dekat sipay [ siti payung = taman sekolah]. Mulailah mengalir segala keluh kesah akibat ujian agamaku. Bu Ayu mendengar dengan seksama. Serius. Setelah beberapa menit, datanglah teman-teman yang lain bergabung. Ikut dalam dialog kami.
“hmmm, kalo gitu berarti kalian dituntut untuk hafidz” kata bu Ayu menenagkan hati kami dengan tampang innocent!
Gedubrak!
Tengkyu atas partisipasinya ya, buuuu… 

Kurasa pemerintah kurang jeli melihat pelajaran-pelajaran sulit yang layak untuk di UN kan. Pelajaran Agama Islam juga tak kalah menariknya dibandingkan fisika atau matematika.

Oh ya, bagi siapa saja yang pernah merasa baca kalimat tentang menyia-nyiakan waktu itu, tolong kasi tau via komen ya. Haha..
Serius, aku benar-benar lupa.
Kirimkan alamat email kalian, boleh alamat rumah, boleh nomor hape, boleh alamat sekolah. Biar aku kirim hadiahnya. Sip??? Jawabannya yang jelas ya…

Komentar

Anonim mengatakan…
Assalamu'alaikum...

aku rasa itu kesalahan ukhti sendiri deh...

semua soal ujian agama itu ada di buku...ukhti yg malas baca.

dan aku mendukung klo ukhti tidak bisa menggunakan waktu sebaik2nya
merugilah org yang tidak bisa menggunakan waktunya sebaik2nya...
Anonim mengatakan…
"Kurasa pemerintah kurang jeli melihat pelajaran-pelajaran sulit yang layak untuk di UN kan. Pelajaran Agama Islam juga tak kalah menariknya dibandingkan fisika atau matematika."

kalo agama d unkan n soalny mcem ntu. insya Allah ai g lu2s..
*pletakk,,!!*

ndeh, komen dr anggun barek kii..
kiki ali mengatakan…
wa`alaikumussalam tem2 ku saiyang..

kritik itu memang memiliki kemampuan yang susangaaaat besar. ruarrrr biasaaaa
bisa membangun dan menyemangati,
bisa juga menjatuhkan hingga mencampakkan ke sudut kehancuran

@ prasasti meca: tengkyu beib,, makasih

@ ai: hohohohh,, agama itu indah loh a, penting dan suangat penting untuk masuk UN
haks2..
Anonim mengatakan…
Assalamu'alaykum_

alhamdulillah..
akhirnya bisa juga dibuka ni blog..
ngenet di AN NUR agak payah..
tpi, jdilah..

hwehehehe..
gimna Qii ?
kiki ali mengatakan…
@ tem2 : yang bisa menjawab dengan benar udah ki kasi tiket PP Pekanbaru-Medan. tq atas kerjasamanya.

hahahahh
Anonim mengatakan…
Dasar ANEH...
dhiyaulhaq mengatakan…
Sebenarnya soalnya g' bgt sulit.., ya..mudah2an menjadi pelajaran bagi ukh bahwa setiap mau ujian, materi2nya perlu direview jgn ada ketinggalan spy pas ujian g' kerepotan gt..., ok.. ? ^_^
Afwan baru ngasih komentar, soalnya kesibukan yg padat....
kiki ali mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Postingan populer dari blog ini

Bukankah Kita Bersaudara?

Ada yang Mau Ngucapin Tahniah*???

Jamuan Tamu