ke lautan
Cintaku seperti lambaian awan,
Juga deru ombak pada karang,
Sapaan angin pada daun,
Telisik pasir
Bergulung-gulung,
Membawa benci serta,
Mengibaskannya ke tepi,
Agar berbuih, hingga berderai,
Kembali surut,
Membawa nyanyian pasir,
Menyisakan bulir-bulir rindunya,
Ku masih berdiri, di tepi cintamu
* aku bingung. ngerti saja tidak dengan kata-kata aneh ini
Juga deru ombak pada karang,
Sapaan angin pada daun,
Telisik pasir
Bergulung-gulung,
Membawa benci serta,
Mengibaskannya ke tepi,
Agar berbuih, hingga berderai,
Kembali surut,
Membawa nyanyian pasir,
Menyisakan bulir-bulir rindunya,
Ku masih berdiri, di tepi cintamu
* aku bingung. ngerti saja tidak dengan kata-kata aneh ini
Komentar
mbah, itu juga nulisnya ga tau kenapa.
kamunya entah siapa,
tepinya entah dimana..
yang paling nyata disitu yang cuma "aku"
hehehe..
Berarti kamunya (cintanyabelum ada?),
wah berarti simbah ada kesempatan nih hehehehe...
Keburu dilempar sandal, simbah langsung ngacir wussssssss... :)
tenang mbah, ada baskom kok disini. lempar baskom aja ya???
==>> ayo berlibuuurrrr.....
haks2