Back to The Jungle

yeay! halo november!!
udah lama ya ga ketemu :p yuk mari kita cerita lagiiii :D

kali ini kita ga cerita kapan wisuda yah? biarkanlah posting tentang itu menjadi sebuah update paling fenomenal nanti. hihiii *menghindar mode on*

mmmm penting memberi tambahan kata "paling" di depan kata fenomenal itu. karena akan ada posting terfenomenal nanti, semacam posting tentang pernikahan, kelahiran anak, ciyaaaaaaaat.. wakakakak. iyah, saia berharap masi bisa menulis di page ini dan page saia yang lainnya hingga dunia menjadi sangat canggih nanti sehingga anak cucu dan generasi selanjutnya masih bisa takjub berkaca-kaca menyimak kehidupan saia di masa ini yang cita mulia dan cetarrrrrr membahana ini. wahahahahahahaa..

nnnnnah, pemirsa masih ingat dengan kakak perempuan saia? iya, yang saia panggil alung itu. sudah setahunan lebih alung menjalani hari-hari bersama saia di kamar kapal pesiar kami yang tak pernah bisa dilewati anak marmut sekalipun itu. dia menjalani LDR sama suaminya. yah, tentang kehidupan orang dewasa begitulah, tentang pekerjaan masing-masing yang tak bisa ditinggalkan dan sebagainya. yak kita tidak akan membahas itu. oke kita lanjut ke cerita yang ingin saia beberrrrrrkan ke seluruh dunia akhirat ini.

ingat kan, kalau saia bercerita tentang kakak saia, selalu saia beri label "cerita bodoh". yak, kali ini pun tidak akan jauh-jauh dari itu. yukmariii kita mulai dengan berangkatnya saia dan dia ke rumah pak boss nya tadi malam. demi mengantarkan file video profile provinsi dan semacamnya yang akan dipresentasikan pak boss ke Jepang besok paginya.

okay, perjalanan aman. malam minggu yang tidak begitu macet. alhamdulillah tidak ada adegan ban masuk selokan atau berbelok di U-turn yang harus pakai mundur beberapa kali dan bikin macet. alhamdulillaah. aman sampai rumah pak boss.
masuk rumah pak boss, saia kalem ajah. jaga wibawa donk. wibawa mahasiswa *apanya* =.=

lalu sampailah adegan ke proses mengcopy cd ke laptopnya pak boss. dan saia masih kalem. hingga terdengar pak boss bertanya ke kakak saia, tentang bagaimana caranya mengcopy file video itu ke laptopnya. hingga kakak saia dengan percaya dirinya memberikan petunjuk "open saja pak" lalu keduanya terdiam.
lalu memanggil saia, si adik manis nan kalem. lalu saia melakukan proses mengcopy file dari cd ke laptop pak boss. hingga ke flash disknya. hingga ke laptop satunya lagi.
saia takjub tak terkira. bagaimana mungkin kedua orang ini, yang menjadi orang hebat di dunia persilatan negeri ini, begitu takjubnya melihat saia yang bisa mengcopy file dalam sekejap.
"anda belajar dimana?" begitu pak boss bertanya ramah kepada saia dengan maksud terimakasih.

okay, perjalanan kita lanjutkan ke bandara. ceritanya kami berniat berlibur dan ingin mencari tiket termurah. tapi ini sudah hampir jam 11 malam. dan semua loket penjualan tiket sudah tutup. kami pun pulang tanpa rasa kecewa. yaaa biasalah, kan hobi jalan-jalan *tuing*

lalu, di loket pemeriksaan karcis parkir saat akan keluar bandara, kami terdampar. cukup lama, sehingga antrian di belakang tak sabaran membunyikan tetot-tetot menunggu kami yang ketawa-ketawa nangis karena kehilangan karcis parkir.

"mana karcisnya, ki?" *panik*
"kan tadi dah dikasi ke alung" *bete*
"kok dikasi ke alung? kan udah tau kalau sama alung selalu hilang" *tertawa*
"kenapa slalu ku yang harus bersalaaah~~" *bete*

lalu kami disuruh maju beberapa meter dari palang parkir agar kendaraan yang lain bisa lewat. dengan maksud agar kami bisa menyelesaikan masalah karcis hilang ini ke loket parkir. eh dodolnya ini si alung malah jauuuuh majunya dengan gaya mau kabur. aduuuh pusing deh sama emak-emak setengah kriminal gini.

si petugas parkir bilang kalau kami harus membayar sejumlah biaya administrasi. si alung ga mau bayar. ngotot. ngotot ga tau diri. emangnya ini salah si tukang jaga loket parkir apa? =.=!
"ibu dikenakan biaya administrasi sekian"
"saya ga bawa uang" *ngeles*
"kalau begitu ibu tinggalkan saja ktp nya, besok ibu tebus ktp ibu dengan membawa biaya administrasi"
lalu alung kasak kusuk nyari ktp sendiri dalam dompet sendiri. heraaaan deh.
"ktp saia ga ketemu ini" *ngotot*
"stnk saja bu"
"stnk ga bawa" *tuing*
tukang loket parkir geram menggigit gigi sendiri
"ini npwp saia saja. cuma ini yang ketemu"

saia pusing dengan perdebatan yang sepertinya akan berakhir hingga azan subuh itu.
"tadi kertas yang alung buang ke tong sampah apa?"
"nah iyaaaa, mungkin itu dia karcis parkirnya!!" *tertawa bahagia tak terkira*
"dodooooool. kenapa dibuaaaaaang?!!" *geram*
"iyah tadi alung buang upil disitu. ga sadar lagi kalau itu karcis parkir yang tlah ternoda" *tertawa terpingkal-pingkal dengan kepintaran diri sendiri*
"yaudah bayar ajalah biaya administrasinya" *geram*
"no way. ayo kita cari karcisnya ke tong sampah aja" *mata berbinar2 dan semangat bergelora*
"whaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaattt?!!! tidaaaaaaaaaaaaaak. bayar aja" *gigit rem tangan*

setelah sekian menit puas tertawa menyadari kebodohannya, dan sekian menit durasi omelan berbusa-busa dari mulut saia, akhirnya alung bersedia melupakan niat untuk membongkar tong sampah dan niat untuk memberikan karcis penuh upil itu ke petugas parkir. lega tak terkira rasanya. terimakasihku padaMu Ilahi.

setelah merampok tas nya, saia pun pergi berurusan ke pos parkir. dan dia menunggu saia urus-mengurus perizinan kami untuk bisa keluar dari bandara ini ditemani lagu-lagu syahdu dari radio di malam minggu penuh bintang dan kebodohan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukankah Kita Bersaudara?

Ada yang Mau Ngucapin Tahniah*???

Jamuan Tamu