Me and Teplek
Aku lupa cerita tentang acara perpisahan kemarin. Cerita lengkapnya boleh baca di link teman-temanku di sebelah kanan.
*kalau mau baca...
Yang mau aku ceritakan itu tentang kebodohanku nomor sembilan. Aku pelupa. Dan tidak suka mengingat angka atau tanggal.
Satu hari sebelum perpisahan, aku ke Panam yang jauhnya dahsyat itu sendirian. Jemput gaun sama high heel [ aku geli membayangkan pakai high heel. Tapi karna teman-temanku ngajak, ya sudahlah] di kantor kakakku. Sampai di kota udah sore aja. Setengah jam lagi maghrib.
Sampai dirumah, aku coba gaun itu. Tidak lolos seleksi. Aku pakai gaun???? Apa kata dunia???? Aku pakai bajuku saja. Selanjutnya aku coba jalan-jalan di kamar pakai high heels itu sampai sebelum solat maghrib.
Malamnya, saat semua persiapan sudah selesai...
Janji tinggallah janji. Aku tidak bisa tidur. Naik betiisss!!!!!!!!!
Karena apa? Ya karena nyobain high heels itu dalam waktu tak sampai setengah jam. Aku sedikitpun tidak akan memakai high heels itu untuk perpisahan besok yang dari pagi sampai sore itu. Sedikitpun tidaaaaakkk!!!!!!!!!! Aku tidak mau masuk rumah sakit hanya karena gaya-gaya pakai high heels. Kan gak keren aja kalau aku masuk rumah sakit, trus teman abang atau kakakku datang.
” sakit apa ki??? ”
” dia abis gaya-gaya pakai sepatu tinggi pas perpisahan kemarin ” kata abang atau kakakku yang memang suka cemeeh aku.
Ini saja sudah cukup memalukan untuk diceritakan. Hidup sepatu teplek!!!!!!!!!!!!!!
*kalau mau baca...
Yang mau aku ceritakan itu tentang kebodohanku nomor sembilan. Aku pelupa. Dan tidak suka mengingat angka atau tanggal.
Satu hari sebelum perpisahan, aku ke Panam yang jauhnya dahsyat itu sendirian. Jemput gaun sama high heel [ aku geli membayangkan pakai high heel. Tapi karna teman-temanku ngajak, ya sudahlah] di kantor kakakku. Sampai di kota udah sore aja. Setengah jam lagi maghrib.
Sampai dirumah, aku coba gaun itu. Tidak lolos seleksi. Aku pakai gaun???? Apa kata dunia???? Aku pakai bajuku saja. Selanjutnya aku coba jalan-jalan di kamar pakai high heels itu sampai sebelum solat maghrib.
Malamnya, saat semua persiapan sudah selesai...
Janji tinggallah janji. Aku tidak bisa tidur. Naik betiisss!!!!!!!!!
Karena apa? Ya karena nyobain high heels itu dalam waktu tak sampai setengah jam. Aku sedikitpun tidak akan memakai high heels itu untuk perpisahan besok yang dari pagi sampai sore itu. Sedikitpun tidaaaaakkk!!!!!!!!!! Aku tidak mau masuk rumah sakit hanya karena gaya-gaya pakai high heels. Kan gak keren aja kalau aku masuk rumah sakit, trus teman abang atau kakakku datang.
” sakit apa ki??? ”
” dia abis gaya-gaya pakai sepatu tinggi pas perpisahan kemarin ” kata abang atau kakakku yang memang suka cemeeh aku.
Ini saja sudah cukup memalukan untuk diceritakan. Hidup sepatu teplek!!!!!!!!!!!!!!
Komentar